Slider Widget

Ads Here

Minggu, 26 Juli 2020

Contoh Resensi Buku oleh - ulasanmajalah.xyz

Halo sahabat selamat datang di website ulasanmajalah.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Contoh Resensi Buku oleh - ulasanmajalah.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Resensi berasal dari bahasa Latin recensio, recensere atau juga revidere yang artinya mengulas kembali. Resensi adalah suatu penilaian terhadap sebuah karya (Karya yang dinilai dapat berupa buku dan karya seni film dan drama).  Menulis resensi terdiri dari kelebihan, kekurangan dan informasi yang diperoleh dari buku dan disampaikan kepada masyarakat.

Contoh-Resensi-Buku

Contoh Resensi Buku

Berikut ini terdapat beberapa contoh resensi buku, terdiri atas:


  1. Contoh Resensi Buku Non-Fiksi

Tulisan Membawa Perubahan

Tulisan-Membawa-Perubahan

Identitas Buku

Judul Buku : Mengubah Kepribadian Melalui Tulisan Tangan

Pengarang : Vimala Rodgers

Penerjemah : Arfan Achyar

Penerbit : Penerbit Hikmah (PT. Mizan Publika)

Bahasa : Indonesia

Cetakan : Cetakan II, Januari 2009

ISBN : 978-979-114-233-5

Genre : Nonfiksi (Graphology dan Graphotherapy)

Jumlah Halaman : XI + 215 halaman

Desain Sampul : Gambar secarik kertas bergaris yang berisikan tulisan tangan seseorang


Tulisan tangan seseorang bukan sekadar rangkaian kata yang disambungkan sebagai cara untuk berkomunikasi saja. Cara kita menulis menjadi indikator apa yang tengah kita rasakan dan kita alami. Tulisan tangan juga dapat menggambarkan kepribadian seseorang. Saat kita sedang bahagia, sakit keras, atau sedang sedih, otomatis tulisan tangan pun akan berubah. Fakta itu tanpa kita sadari mengacu pada bukti baru yakni kepribadian seseorang ternyata bisa disesuaikan melalui tulisan tangannya. Jikalau kita dengan sengaja mengubah tulisan kita, berarti sama saja dengan mengeksplorasi karakter yang tersembunyi dalam diri.


Hal inilah yang ditekuni selama bertahun-tahun oleh Vimala Rodgers, seorang pengajar, ahli penulisan tangan, motivator, penulis buku-buku best seller Your Handwriting Can Change Your Life (2000) and The Vimala System: Character Building Through Simplified Handwriting (2004) serta direktur The Institute of Integral Handwriting Studies di Sacramento, California. Tulisannya dikenal oleh banyak orang dan ialah yang menemukan sistem The Vimala Alfabet.


Buku ini terbagi atas 3 bagian, dilengkapi dengan bab-bab yang berbeda dengan tujuan yang berbeda pula. Bagian 1 berjudul Pengantar Pada Analisa Tulisan Tangan yang terdiri atas 3 bab. Bab pertama menjelaskan tentang apa itu tulisan tangan, penjelasan singkat mengenai Graphology dan Graphotherapy, sistem penulisan, serta ditampilkan abjad Vimala dalam bab ini. Menurut Vimala, sistem penulisan tersebut adalah sistem penulisan yang menggunakan tulisan tangan bukan hanya sebagai cara berkomunikasi, melainkan juga sebagai alat pembangun karakter, karena setiap hurufnya memiliki arti tertentu. Pada bab 2 dijabarkankan tentang jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang acap kali diajukan mengenai Graphotherapy dan dijelaskan pula dengan baik apa itu Graphotherapy. Sedangkan bab 3 mengajak para pembaca untuk melakukan tes perkiraan tulisan tangan yang menunjukkan kepribadian manakah yang perlu diperbaiki serta menentukan huruf Vimala apa yang harus dipelajari dan diberi perhatian lebih.


Pada Bagian dua dijelaskan secara rinci pembagian kelompok alfabet dan makna masing-masing alfabet dijelaskan. Diberitahukan pula cara menulis alfabet vimala tersebut dengan benar karena setiap alfabet dikatakan dapat merubah kepribadian seseorang menjadi lebih baik. Dalam buku ini juga diselipkan fakta-fakta tentang masing-masing huruf dalam alfabet Vimala yang memiliki asal-usul yang kaya dan mengagumkan. Bagian terakhir yang berjudul Membuat Perubahan mengajak para pembaca untuk mulai melakukan perubahan tulisan tangan dan membiasakan cara penulisan yang baru. Vimala juga memberikan tips-tips yang akan memudahkan pembaca untuk melatih perubahan tulisan tangan dan mencapai hasil yang diinginkan setiap pembaca.


Buku ini juga dilengkapi dengan daftar istilah yang memudahkan pembaca saat menemukan kata-kata sulit. Ada pula referensi dari beberapa buku yang dapat kita gunakan untuk mempelajari teknik tulisan tangan lebih lanjut. Buku ini juga sangat menarik dikarenakan setiap bagiannya dipaparkan secara rinci dan komunikatif. Selain itu buku ini dilengkapi dengan beragam contoh dari pengalaman-pengalaman penulis yang menarik. Materi yang disajikan pun mudah untuk diterapkan. Buku ini juga berkesan tidak ‘murahan’ dikarenakan setiap halaman dari buku ini menggunakan kertas putih dan sampulnya memiliki desain yang cukup menarik.


Sayangnya, buku ini juga memiliki beberapa kelemahan, diantaranya bahasa yang kurang tersusun dengan baik dan ada pula beberapa kalimat yang sulit dimengerti. Dalam buku ini juga menggunakan istilah yang tak familiar sehingga harus berulangkali membuka daftar istilah.


Namun terlepas dari semua itu, buku ini menarik untuk dibaca. Sebuah buku yang cukup ringan untuk dibawa ke manapun dan dapat dipahami dengan cukup mudah oleh setiap pembaca. Buku ini perlu dibaca oleh siapapun terutama orang-orang yang memerlukan dukungan dalam hidupnya. Selain itu simbol merupakan kunci komunikasi. Maka apabila Anda ingin memahami diri dan kemampuan Anda serta menginginkan perubahan, bacalah buku ini.


  1. Contoh Resensi Buku Fiksi

ATHEIS

  1. Identitas Buku

Judul : ATHEIS

Pengarang : Achdiat K. Mihardja

Penerbit : Balai Pustaka

Tahun terbit : cetakan pertama 1949

Tebal halaman : 232 halaman

Ukuran buku : 13,5 x 20 cm

ISBN : â€" , BP â€" 0080

Harga : Rp 45.000,00


  1. Pembukaan

Atheis adalah buku novel karya Achdiat Karta Mihardja tahun 1949 yang menceritakan tentang perjalanan hidup seseorang, dimana dari kecil dididik menjadi anak yang saleh. Tetapi ketika ia menginjak usia pertengahannya, karena jauh dari orang tuanya, dia mengalami kemerosotan. Akibatnya dia menjadi seperti orang atheis yang lupa segala-galanya. Semua itu berawal dari pertemuannya dengan seorang gadis yang kemudian menjadikan hatinya yang keras dan saleh itu, menjadi berhati lemah dan lupa segala-galanya.


Achdiat Karta Mihardja (lahir di Cibatu, Garut, Jawa Barat, 6 Maret 1911). Berpendidikan AMS-A Solo dan Fakultas Sastra dan Filsafat UI. beliau pernah bekerja sebagai guru Taman Siswa, redaktur Balai Pustaka, Kepala Jawatan Kebudayaan Perwakilan Jakarta Raya, dosen Fakultas Sastra UI (1956-1961), dan sejak 1961 hingga pensiun dosen kesusastraan Indonesia pada Australian National University, Canberra, Australia. Achdiat juga pernah menjadi redaktur harian Bintang Timur dan majalah Gelombang Zaman (Garut), Spektra, Pujangga Baru, Konfrontasi, dan Indonesia. Di samping itu, beliau pernah menjadi Ketua PEN Club Indonesia, Wakil Ketua Organisasi Pengarang Indonesia, anggota BMKN, angggota Partai Sosialis Indonesia, dan wakil Indonesia dalam Kongres PEN Club Internasional di Lausanne, Swiss (1951).


Kumpulan cerpennya, Keretakan dan Ketegangan (1956) mendapat Hadiah Sastra BMKN tahun 1957 dan novelnya, Atheis (1949) memperoleh Hadiah Tahunan Pemerintah RI tahun 1969 (R.J. Maguire menerjemahkan novel ini ke bahasa Inggris tahun 1972) dan Sjuman Djaya mengangkatnya pula ke layar perak tahun 1974) dengan judul yang sama.


  1. Tema Cerita

Cerita tentang kegoncangan jiwa seorang pemuda yang sebelumnya sangat taat beragama, namun karena keluguannya, ia terpengaruh pemikiran kaum materialistis atau falsafah  kebendaan sehingga ia kehilangan keyakinan akan ketuhanan dan ia mulai rneninggalkan norma-norma agama.


  1. Sinopsis

Hasan adalah seorang pemeluk Islam yang taat beribadah, begitu juga dengan orang tuanya adalah pemeluk Islam yang fanatic. Oleh orang tuanya Hasan disekolahkan di MULO. Di sekolah itu dia bertemu dengan seorang gadis cantik yang bernama Rukmini. Hubungan keduanya semakin akrab hingga akhirnya mereka saling jatuh cinta. Rupanya kisah cinta mereka tidak bisa berlangsung lama, oleh orang tuanya, Rukmini disuruh kembali ke Jakarta karena akan dipinang oleh seorang saudagar kaya. Karena Rukmini adalah anak yang berbakti pada orang tuanya, sudah sepantasnya membahagiakan keduanya, ia lalu menuruti nasihat orang tuanya dengan menerima pinangan suadagar kaya tersebut meski pernikahan itu tidak disertai rasa cinta.


Kejadian itu membuat hati Hasan hancur. Ia menjadi frustasi, untuk menghilangkan bayangan Rukmini dari hidupnya, ia mengikuti aliran tarekat seperti yang telah lama dianut orang tuanya. Walaupun dalam masa sulit, Hasan tdak meninggalkan ajaran agama, bahkan ia semakin taat beribadah, tetapi kehidupanya berubah ketika dia bertemu teman lamanya, yaitu Rusli. Rusli datang bersama seorang wanita cantik bernama Kartini. Ia adalah perempuan modern dan pergaulanya bebas. Ia juga seorang janda. Ternyata sejak perjumpaan itu, Hasan menaruh hati pada Kartini, alasanya Kartini memiliki karakter yang hampir sama dengan Rukmini.


Semenjak Hasan mencintai Kartini, dia pun juga bergaul dengan teman-teman Kartini. Karena memiliki dasar agama yang kuat. Hasan mencoba untuk menyadarkan Kartini dan Rusli dengan memberikan ceramah-ceramahnya, tetapi karena Rusli juga pandai bicara. Kemudian dialah yang berbalik menasihati Rusli. Tanpa disadari, pemikiran-pemikiran Rusli ternyata melekat di kepala Hasan. Mulanya, Hasan tidak terpengaruh. Namun keyakinanya mulai goyah ketika dia dikenalkan dengan seorang yang tidak percaya Tuhan, yaitu Anwar. Pengetahuan Anwar tentang ketuhanan begitu luas. Sejak saat itulah pemahaman Hasan tentang agama mulai berubah. Ia mulai meragukan keberadaan Tuhan. Hasan semakin tersesat dari agama, pergaulanya semakin bebas. Ia kemudian menikahi Kartini, tetapi pernikahan itu tidak diakui secara Islam karena tidak sesuai dengan syariatnya. Pernikahan mereka didasarkan atas rasa suka sama suka.


Pernikahan mereka ternyata tidak bahagia, kehidupan rumah tangga mereka berantakan. Pergaulan Kartini semakin bebas. Lama-kelamaan Hasan cemburu karena hubungan Kartini dengan Anwar semakin dekat. Hasan menganggap Kartini telah selingkuh, tetapi kejadian itu telah menyadarkan kembali Hasan tentang agama. Ia menyesal dan merasa berdosa atas apa yang telah diperbuat. Pergaulan bebasnya dengan teman-teman yang tidak percaya Tuhan membuatnya tersesat dan ragu dengan keberadaan Tuhan.


Hasan memutuskan bercerai dengan Kartini dan ia pun pulang ke kampung halamana. Ia ingin meminta maaf pada ayahnya. Sesampainya di kampung, ia menjumpai ayahnya sedang sakit keras. Ternyata ayahnya tidak mau memaafkan Hasan, bahkan sampai maut menjemputnya, ayah Hasan tetap berada pada pendirianya. Hasan merasa bahwa semua itu terjadi karena perbuatan Anwar. Ia dendam pada Anwar dan berniat ingin membunuhnya. Suatu malam, ia berencana ingin membunuh Anwar, kemudian ia mencari Anwar. Karena pada waktu itu situasi sedang tidak aman, maka diberlakukan jam malam. Namun, naas menimpa Hasan, belum sempat ia membunuh Anwar, ia malah tertembak peluru di punggungnya, tetapi sebelum meninggal, ia masih sempat mengingat Allah dengan berkali-kali menyebut asma-Nya.


  1. Kutipan

”ejekan kartini biasanya disertai dengan tertawa kecil yang mencetus dari  mulutnya seperti anak kuda yang meringkik. Dan entahlah, tak tahan lagi aku,  kalau aku  mendengar ringkikan kuda seperti itu. Sampai-sampai aku lupa.  Kutempaleng kartini sehingga menjerit….”


”besar kecuirigaanku… bahwa orang itu tak lain tak bukan adalah Anwar sendiri.  Dengan hilangnya kepercayaan dan timbulnya kecurigaan antara kami, maka api  neraka sudah mencapai puncaknya….”


”baru sekali ini aku bertengkar dengan orang tua. Dan alangkah hebatnya pertengkaran itu pertengkaran paham, pertengkaran pendirian, pertengkaran kepercayaan.”


”Tapi ah, mengapa aku tidak bersandiwara saja ? mengapa aku harus berterang- terangan memperlihatkan sikapku yang telah berubah itu terhadap agama ? karena Anwar tidak setuju dengan  sikap sandiwara itu. Dengan huichelarij” seperti katanya…

”Tiba-tiba tar tar tar aduh …”

”Hasan jatuh tersungkur. Darah menyerobot dari pahanya.ia jatuh pingsan. Peluru senapan menembus daging pahanya sebelah kiri. Darah  mengalir dari lukanya, meleleh di atas betisnya. Badan yang lemah itu berguling- guling sebentar di atas aspal, bermandikan darah. Kemudian dengan bibir melepaskan kata ”Allahu Akbar” tak berteriak lagi…


”Mata-mata ya mata-mata orang jahat berkeru”


  1. Tokoh â€" tokoh
  • Hasan, seorang pemuda desa,yang awalnya sangat taat beragama. Namun, karena pengaruh pergaulan dengan orang-orang aliran materialisme, atau aliran kebendaan, dia mengalami goncangan jiwa. Keyakinannya terhadap Tuhan menjadi lemah.
  • Rusli, salah seorang teman akrab Hasan. Dia beraliran materialisme sejati. Dialah yang sangat berperan dalam mempengaruhi pikiran-pikiran Hasan dalam hal filsafah kebendaan dan mempertanyakan keberadaan Tuhan.
  • Orang tua Hasan, orang tua yang taat beragama. Mereka adalah pengikut suatu aliran tarekat tertentu.
  • Rukmini, seorang gadis baik-baik yang sangat dicintai Hasan. Dia kemudian menikah dengan seorang saudagar dari Jakarta.
  • Kartini, seorang perempuan khas kota besar yang modern, bergaul bebas. Dia kemudian menjadi kekasih Hasan.
  • Anwar, seorang penganut aliran materialisme sejati. Dia sangat anarkis atau tidak percaya dengan keberadaan Tuhan. Dialah yang berhasil mempengaruhi pikiran Hasan.

  1. Setting / Latar

Latar di pedesaan sangat mendukung karakter tokoh utamanya karena pada umunya lingkungan di daerah pedesaan sangat penuh dengan nilai-nilai ajaran agama dan adat-istiadatnya masih kental dengan nilai-nilai agama serta kepolosan orang desa yang mudah terpengaruh dan dibujuk terhadap sesuatu hal yang baru dicerminkan dengan sangat bagus oleh penulis pada tokoh Hasan.


  1. Nilai-nilai
  • Nilai moral yang dapat kita ambil dari novel ini seperti yang diperlihatkan dalam tokoh Hasan. Dia adalah seorang anak yang sejak kecil telah belajar agama dan bersasal dari orang tua yang taat beribadah pula, tetapi setelah Rukmini meninggalkanya dia menjadi orang yang mengasingkan diri hingga pada akhirnya dia menemukan seseorang yang mempunyai karakter sama dengan Rukmini, yaitu Kartini. Mereka lalu menikah, tetapi dalam kehidupan rumah tangganya tidak pernah bahagia karena Kartini adalah orang yang bebas dan mempunyai pergaulan bebas. Sementara Hasan sudah terlanjur mengingkari ajaran agama dan tidak mengakui keberadaan Tuhan, tetapi dalam kejadian itu dia mulai sadar bahwa apa yang dilakukanya selama ini salah sehingga dia memutuskan untuk bercerai dengan Kartini dan pulang ke kampungnya untuk bertobat dan meminta maaf kepada ayahnya Kejadian tersebut mengajarkan pada kita bahwa kita harus pandai bergaul dengan orang lain dan jangan sampai kita salah pergaulan hingga pada akhirnya kita malah tersesat bahkan sampai mengingkari ajaran agama serta kita harus senantiasa berpegang teguh pada agama dan selalu meyakini dengan keberadaan Tuhan Semesta Alam. Nilai moral yang kedua adalah hendaknya kita mau memafkan kesalahan orang lain yang sudah bertobat. Jangan seperti tokoh ayah Hasan yang tidak mau memafkan kesalahan anaknya bahkan sampai ajal menjemputnya Manusia adalah tempat salah dan lupa. Setiap manusia pasti mempunyai kesalahan, tetapi suatu saat juga akan kembali ke jalan yang benar. Jika Tuhan saja maha pengampun, pengasih, dan penyayang, mengapa manusia tidak bisa, apalagi demi memaafkan anaknya sendiri.
  • Novel ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan sastra Indonesia, karena kedudukanya dalam sastra Indonesia sangat penting, maka studi tentang penelitian novel ini masih sering dilakukan oleh para sarjana maupun peneliti, baik dalam bentuk buku, skripsi, artikel, dan bentuk karya yang lain.

  1. Kelebihan dan Kekurangan Buku

a) Kelebihan :

  • Bahasa yang digunakan dalam novel ini cukup mudah dipahami oleh khalayak u mum, sehingga dapat mudah untuk dimengerti.
  • Dalam novel ini adalah menggunakan tiga sudut pandang sekaligus dan jarang dilakukan oleh penulis-penulis novel lainnya.
  • Keseluruhan unsur tersebut sangat mendukung tema dan alur penceritaan tentang kepercayaan dan kesadaran diri tentang agama

b) Kekurangan :

  • Terlalu mahal untuk Novel seukuran seperti itu.
  • Bukunya sudah tidak terbit lagi, dan sekarang bukunya pun sangatlah tua jika itu ada.

  1. Penutup

Novel Atheis Karya Achdiat Karta Mihardja, bila dilihat dari segi manfaatnya isi novel memang sangatlah bagus. Cerita â€" cerita yang religius dan mendidik akan menambah kekhasan dari buku ini. Namun Novel ini mungkin sudah tidak ada keberadaannya, sulit mencari karena sudah sangat lama.


  1. Contoh Resensi Buku Pendidikan

Pengantar-Filsafat-Pendidikan

1. Identitas buku

Judul Buku : Pengantar Filsafat Pendidikan

Penulis : Drs. Uyoh Sadulloh, M.pd

Penerbit : ALFABETA, CV

Cetakan : kedua

Jumlah halaman : 183 halaman

Harga : Rp 50.000.00

Tahun terbit : September 2004


2. Isi yang penting/menarik

Pendidikan merupakan kegiatan yang hanya dilakukan manusia dengan lapangan yang sangat luas, yang mencakup semua pengalaman serta pemikiran manusia tentang pendidikan. Pendidikan sebagai suatu praktek dalam kehidupan, seperti halnya dengan kegiatan-kegiatan lain, seperti kegiatan ekonomi, kegiatan hukum, kegiatan agama, dan lain-lain. Selain itu, kita dapat juga mempelajari pendidikan secara akademik, baik secara empirik yang bersumber dari pengalaman-pengalaman, maupun dengan jalan perenugan-perenungan yang mencoba melihat makna pendidikan dalam suatu konteks yang lebih luas. Yang pertama, kita sebut Praktik pendidikan, sedangkan yang kedua disebut teori pendidikan.


3. Bahasa pengarang

Bahasa pengarang dalam buku ini menggunakan bahasa yang komunikatif sehingga  mudah dipahami oleh pembaca atau dengan kata lain pesan yang ingin disampaikan oleh pengaran dapat dipahami langsung oleh pemmbaca.


4. Keunggulan

Keuggulan dari buku ini adalah mampu memberikan informasi tentang nilai, sumber nilai dan bagaimana manusia dapat memperoleh nilai tersebut karena pendidikan pada prinsipnya tidak dapat dipisahkan dari nilai.


5. Kelemahan

Kelemahan dalam buku ini kurangnya memberikan pemahaman bagi pembaca khususnya para pemula sehingga pesan yang diutarakan oleh pengarang tidak tersampaikan pada pembaca.


6. Kesimpulan

Buku ini layak di baca karena didalamnya memuat ilmu pendidikan, pendekatan filosofis dan bukan hanya teori pendidikan  yang dibahas tetapi juga dengan praktik pendidikan sebagai upaya untuk membangun sumber daya manusia dan memberi wawasan yang sangat luas, karena pendidikan menyangkut seluruh aspek kehidupan baik pemikiran maupun pengalamannya. Pendidikan membutuhkan pengkajian filosofis karena kajian semacam ini akan melihat pendidikan dalam suatu realitas yang komprehensip.


Kajian filosofis tentang pendidikan akan membantu memberikan informasi tentang hakikat manusia, yang secara horisontal berhubungan dengan sesama manusia dan jagat raya.  Kajian filosofis juga memberikan informasi yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan sumber pengetahuan karena hal ini sangat membantu dalam menentukan tujuan akhir pendidikan.


  1. Contoh Resensi Buku Pengetahuan

Contoh-Resensi-Buku-Pengetahuan

Judul : Pantai dan Kehidupannya

Pengarang : Edy Karsono

Penerbit : PT. INDAHJAYA Adipratama

Tahun terbit : Cetakan I tahun 1996

                          Cetakan V tahun 2003

Kota terbit : Bandung

Jumlah halaman : 64


Edy Karsono ialah pengarang dari buku berjudul Pantai dan Kehidupannya yang mengungkapkan bahwa pantai itu manfaatnya bukan hanya sebagai tempat berekreasi, banyak sekali manfaat-manfaat pantai yang sangat penting bagi manusia. Contohnya saja dalam bidang ekonomi, pantai sangat bermanfaat bagi penduduk sekitarnya untuk mencari nafkah sebagai nelayan.  Selain sebagai mata pencaharian, pantai juga banyak sekali makhluk hidup yang hidup di sana yang memilki berbagai manfaat yang beragam. Misalnya burung-burung laut yang bisa diambil telur dan dagingnya. Siput, udang, lokan, tiram, dan remis untuk dimakan atau dijual ke pasar. Anjing laut yang bisa dimanfaatkan dagingnya untuk dimakan dan bulunya untuk bahan pakaian orang-orang kaya di kota-kota besar.


Buku ini juga bukan hanya sekedar menjelaskan manfaat-manfaat pantai saja, melainkan buku ini juga menjelaskan tentang bagaimana sejarahnya pantai, apa saja bencana yang dapat terjadi di pantai, mengapa pantai harus dijaga kelestariannya, dan juga contoh-contoh negara yang menyalahgunakan pantai sehingga menyebabkan pantai dan makhluk hidup di sekitarnya menjadi terganggu. Selain itu pula, buku ini juga menceritakan berbagai macam hewan dan tumbuhan yang hidup di pantai, mulai dari kebiasaannya, caranya hidup dan mencari makan, caranya menghindari pemangsanya, dan lain-lain hal yang dapat kalian pelajari dari buku ini.


Buku ini juga menjelaskan dalam bentuk kalimat yang tidak terlalu rumit sehingga mudah dipahami oleh pembacanya. Walaupun disajikan dalam kalimat simpel yang sederhana, buku ini tidak menyajikan gambar-gambar berwarna melainkan hitam-putih saja namun relevan dengan topik yang dibicarakan dan cukup memberi gambaran informasi yang jelas. Itulah yang menyebabkan buku ini terasa sedikit membosankan, namun sangat berguna bagi kita.


(+)

  1. Informatif, lengkap, dan logis
  2. Menggunakan kalimat yang sederhana sehingga memudahkan yang membacanya
  3. Terdapat gambar yang relevan

(-)

  • Desainnya tidak menarik
  • Gambar yang disajikan tidak berwarna

  1. Contoh Resensi Buku Tentang Remaja

Contoh-Resensi-Buku-Tentang-Remaja

Judul buku : 100 Cara Asyik Hadapi Masalah

Pengarang : Rumintar

Penerbit : Leutika

Tahun terbit : 2011

Jumlah halaman : 159

Harga : Rp. 35.000,00


Seperti judulnya, isi dari buku ini adalah 100 cara asyik untuk menghadapi masalah, khususnya untuk remaja. Menurut penulis masa remaja itu rame banget. Karena banyak kejadian menyebalkan, menyenangkan, mengharu biru, tentang selingkuh, hubungan dengan orang tua, bete, dan lain-lain.


Nah, karena begitu banyaknya kejadian, masalah, dan opini opini yang menimpa remaja, buku ini hadir untuk menjadi jawaban atas pertanyaan pertanyaan remaja yang mungkin sukar untuk di jawab dari dirinya sendiri. Untuk siapa saja yang ingin tahu seluk beluk remaja, buku ini juga pas untuk di nikmati. Jadi, buku ini cocok untuk dinikmati siapapun selain remaja.


Buku ini berisi tips simpel, pertanyaan dan jawaban tentang dunia anak muda, dan cara cara menghadapi keremajaan. Sedikitnya keinginan anak muda jaman sekarang untuk bertanya menjadikan buku ini sangat berguna. Isi buku ini berbobot dan sangat memotivasi anak muda jaman sekarang. Misalnya, di bab 1 ada pertanyaan : Gimana Ya Menentukan Pilihan? ; jawaban di buku ini sangat sangat membantu remaja. Kita harus mengutamakan pilihan yang penting dan mendesak, lalu penting tapi nggak mendesak, nggak penting tapi mendesak, dan yang terakhir adalahnggak penting dan nggak mendesak.


Dalam setiap pilihan itu ada penjelasannya. Penjelasannya memakai bahasa yang sehari hari membuat para remaja akan semakin merasa bersahabat dengan buku ini.


Cara menghadapi masalah dalam buku ini tidak bertele tele sehingga tetap menarik walau dibaca berulangkali, alias tidak membosankan. Buku ini sangat membantu remaja menjalani hidup yang baik dan hebat karena kata kata motivasinya yang tidak menggurui sama sekali.


Etika, pelajaran kehidupan, persahabatan, diri sendiri, cinta, semua lengkap hadir di buku ini.


Menurut kami, kualitas buku ini cukup bisa di acungi jempol. Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dalam buku ini. Malah, sangat di sayangkan jika para remaja tidak memilikinya.


Kelebihan buku ini banyak sekali, contohnya  bahasa yang lugas, tidak menggurui, bersahabat, dan khas anak remaja kini. Kata kata motivasinya, cara cara menghadapi masalah, urutan urutan yang harus remaja lakukan, dan cara menjalani hidup yang semuanya serba remaja perlukan untuk dipertimbangkan. Buku ini juga berukuran kecil yang pas untuk di bawa kemana-mana.


Buku ini berguna sekali untuk perkembangan remaja sekarang. Dengan membaca buku ini dapat membantu remaja berkembang lebih baik dan menjadi generasi bangsa yang berguna.


Kesimpulannya adalah : bagi para remaja, segera beli buku ini!


  1. Contoh Resensi Buku Pelajaran

Contoh-Resensi-Buku-Pelajaran

Judul : Bahasa Indonesia untuk SMA Kelas X

Penulis : Atikah Anindiya Rini, Yuwono, Suhartanto

Penerbit : Pusat Pembukuan Departemen Pendidikan Nasional

Cetakan : Juli, 2008

Tebal : 194 halaman

Ukuran : 17,6 cm x 25 cm

Default Paragraph Font; Normal (Web); Sumber gambar : bse.inovasive.com

Design cover : Teguh Karya

Setting : Eni Purwanti

Editor : Retno Utami dan Widya Ristanti


Buku ini berisi dalam berbagai bentuk kegiatan, seperti memahami dialog interaktif, mengomentari, memahami wacana tulis, menulis iklan, meresensi. Adapula mengarang, memahami syair, mengungkapkan dan menilai isi cerpen.


Memusikalisaikan puisi, menulis cerpen, memahami pidato, berpidato, berdiskusi, menulis karya ilmiah, menulis teks pidato dan surat, memahami novel, menanggapi pementasan drama dan menulis naskah drama.


Buku Bahasa Indonesia untuk kelas X SMA ini ditulis untuk memenuhi kebutuhan akan keterampilan berbahasa dan keterampilan mengoperasikan sastra. Materi yang disajikan dalam buku pelajaran ini juga telah disesuaikan dengan kurikulum terbaru untuk siswa X SMA.


Buku ini di sajikan dengan bahasa yang sederhana, serta menyajikan topik-topik yang ada dalam kehidupan sehari-hari sehingga mudah di pahami.


Buku ini hanya menggunakan metode pembelajaran yang lebih menyarankan siswa pada pelatihan berbahasa dan apresiasi sastra. Seharusnya buku ini menggunakan pembelajaran teori juga. Sebab jika buku ini lebih mengarahkan siswa pada pelatihan maka siswa akan sedikit kebingungan.


buku ini lebih mudah dimengerti karena disajikan dengan bahasa yang sederhana. Buku ini juga disajikan dengan menggunakan metode pembelajaran yang menarik. Buku ini sengaja disajikan untuk dapat meningkatkan kreatifitas siswa. Sangat cocok dibaca oleh siswa kelas X SMA.


  1. Contoh Resensi Buku Bahasa Indonesia

Contoh-Resensi-Buku-Bahasa-Indonesia

Judul Buku : Bahasa Indonesia Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian

Surat Resmi : SK Dirjen Dikti No :43 / DIKTI/Kep./2006

Penulis Buku : Drs. Sri Satata, MM

                           Devi Suswandari, Spd

                           Dadi Waras Suhardjono, SS

Penerbit Buku : Mitra Wancana Media  dengan Universitas Mercu Buana

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2012

Tebal Buku : 1 Jil 17 x 24 cm, 282 hal

ISBN : 978-602-7523-36-4


PENULISAN :

Sri Satata di lahirkan disebuah kota kecil antara Yogjakarta dan Surakarta. Tepatnya di Klaten, pada tanggal 02 Maret 1965. Menamatkan pendidikan SD, SMP, dan SPG di kota kelahirannya. Pendidikan S-1 ditempuhnya di Universitas Sebelas Maret Surakarta pada 1984. Pendidikan S-2 di selesaikan pada tahun 2004 di STIE International Golden Institute Jakarta. Pada tahun 2012 menjadi kandidat Doctor dari Universitas Attahiriyah Jakarta. Saat ini penulis menjadi pengajar mata kuliah Bahasa Indonesia di Universitas Mercu Buana Jakarta, dan di STIE Buddhi Tangerang.


Devi Suswandari di lahirkan di Kasui, Kb. Lampung Utara 1977. Menyelesaikan studi di Universitas Negeri Lampung jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia pada tahun 2002. Mengabdi di Universitas Mercu Buana sejak tahun 2002 dan STIE Trisakti sejak 2012 sebagai dosen pengasuh matakuliah Bahasa Indonesia. Saat ini tengah menyelesaikan studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia di UHAMKA.


PENDAHULUAN

Buku “Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian” ini hadir untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa. Banyak mahasiswa yang kurang mahir dalam menulis dan kurang memilik pengetahuan yang memadai. Dan materi buku ini dapat memberikan nuansa tersendiri di tengah belantara ilmu pengetahuan yang kian semarak.Sebagai mahkluk social, manusia selalu berhubunhan dan berkomunikasi dengan manusia lain . media komunikasi paling efektif yang dipakai adalah bahasa, dengan penggunaan bahasa  mereka bias menyatakan maksud , ide , pikiran dan gagasan. Jelas maksud dan tujuannya adalah agar mudah dipahami dengan tepat oleh manusia yang lain. Buku ini hadir sebagai solusi jitu dan komplit.


Buku ini akan menjadi teman akrab kita dalam kehidupan yang bermoderen, banyak hal yang ingin disampaikan dan diungkapkan penulis, tentang bagaimana kita biasa mengunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang arif,.Dalam prakteknya buku ini ingin menunjukan bahasa Indonesia biasa dijadikan alat komunikasi yang lebih sopan yang membentuk kepribadian serta menciptakan pribadi itu sendiri yang terlihat lebh baik.Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu dari macam macam budaya bahasa Indonesia terbukti bias diterima hampir setiap suku, dalam karangan buku ini kita diarahkan bagaimana dengan pengunan bahasa Indonesia, kita biasa memahami, menerima dan mengartikan maksud dan tujuan yang dimaksud dalam berbagai aspek, social teknologi dan wujud kecintaan terhadap bahasa Indonesia. Keterampilan sesorang terlihat juga dari bagaimana dia mengunakan bahasa Indonesia itu sendri, intonasi, ucapan dan kosa kata akan dapat member kesan yang baik pada seseorang jika dalam hal pengguanaanya secara benar.Cermin seseorang biasa terlihat dari cara penggunaan bahasa dan mempergunkan  bahasa Indonesia itu sendiri dengan tepat dan benar. Bahasa indonesia merupakan penghubung yang telah berabad abad tumbuh dan terus berkembang bebas dari unsur-unsur daerah, disamping itu bahasa indonesia menjadi bahasa pemersatu digunakan sebagai alat komunikasi dagang atau politis.


Bahasa indonesia digunakan sebagai Ilmu Pengetahuan , teknologi dan seni budaya situasi terlihat sudah lama dengan berkembangnya dan majunya bangsa ini dalam perkembangna ekonomi dimana diguanakan sebagai alat komunikasi bersama yang sangat favorit di masyarakat.Munculnya ragam bahasa sebagai bentuk perkembangan adanya kemajuan sebuah negara, awalnya sebuah bahasa di daerah muncul sesuai dengan letak geografis dan faktor daerah, banyak faktor yang mempengaruhi. Ejaan bahasa indonesia sangat terlihat jelas  berbeda ketika mendatangi sebuah daerah maka sering kali kita mendengarkan visulisasi suara dari ejaan bahasa yang berbeda.


Buku ini memberikan kita pengetahuan yang luas tentang berbahasa yang baik dan mempergunakan bahasa tersebut dengan tepat, dari hal penyampaian maksud dan tujuan serta penyampaian sebuah ide. Banyak hal yang ingin disampaikan buku ini yang mempermudah kita lebih dalam sosial berkomunikasi agar dapat lebih diterima, buku ini menjelaskan teknis teknis berbahasa dan penyampaian yang baik dan benar. komunikasi dijadikan landasan utama dalam membangun kerjasama maka bentuknya terdapat didalam Buku Bahasa Indonesia ini.Banyak hal yang ingin ditawarkan dalam buku bahasa Indonesia ini, sesuai dengan perkembangan dan kebutuhannya buku ini sudah memberikan jawaban tersendiri.


Bahasa yang digunakan para penulis menggunakan bahasa komunikatif agar mudah dipahami  langsung oleh pembaca buku ini. Buku ini memuat ilmu Pendidikan dan secara tidak langsung mengajak para pembaca untuk merubah pandangan dan cara penyampaian dengan mengunakan tatanan bahasa .Kajian Buku Bahasa Indonesia ini merupakan kajian Bahasa indonesia yang sangat komprensip tentang bagaimana kita melakukan sebuah komunikasi horisontal berhubungan dengan manusia.


KEUNGGULAN

Keunggulan Buku ini mampu memberikan informasi tentang nilai Berbahasa komunikasi  yang baik dan tepat, dan meningkatkan mutu Pendidikan , keterampilan sikap dan nilai-nilai melalui komunikasi . Buku lebih mengajak kita untuk mengembangkan bahasa komunikasi yang seusai dengan perkembangan kepribadian pembaca membantu untuk menambah wawasan yang lebih baik,selain itu buku ini di lengkapi silabus,satuan acar perkuliahan,ejaan yang disempurna.


IKHTISAR ISI BUKU :

Buku ini menjelaskan kompetensi-kompetensi yang harus dipelajari oleh mahasiswa yaitu diantaranya mendengar,membaca,berbicara,danmenulis. Buku ini mencangkup berbagai materi-materi sesuai standart kompetensi dasar yang sudah diberikan yaitu membaca,berbicara menulis untuk keperluan Akademik,Penulisan Karya Ilimah,Kalimat Efektif,Pilihan Kata,Tata Paragraf, Ejaan Tanda Baca. Buku ini juga disertai dengan latihan soal-soal untuk sebagai latihan pembelajaran setelah materi sudah diberikan oleh sang dosen.


NILAI BUKU :

Buku ini sangat bernilai dan bermanfaat untuk mahasiswa atau pembaca. Buku ini menjelaskan dengan kalimat yang tidak rumit sehingga mudah dibaca dan dimengerti oleh pembaca. Buku ini juga menyajikan materi yang bagus sehingga pembaca tertarik untuk membaca buku ini. Buku ini sudah mencangkup materi yang sesuai dengan kompetensi dasar (KTSP) yang sangat bermanfaat untuk kita sebagai bahan pembelajaran dan berguna juga untuk kegiatan sehari-hari.


KESIMPULAN

Buku ini sangat layak untuk di baca di dalam buku ini memuat banyak hal Pendidikan, komunikasi,etika dan kepribadian,praktik yang ingin disampaikan sangat mudah dipahami dan berupaya untuk membangun sumber daya manusia yang lebih baik lagi serta membantu memberikan wawasan luas, suatu hal yang realistis dalam buku ini ditunjukan dalam kehidupan kita dan sangat membantu mengembangkan kecakapan hidup (life skill komunikasi) yang dapat di sesuaikan dengan perkemabngan.


Demikianlah pembahasan mengenai 7 Contoh Resensi Buku Non-Fiksi, Fiksi, Pengetahuan, Pendidikan, Remaja, Pelajaran dan Bahasa Indonesia semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.


Baca Juga :

  1. Resensi â€" Pengertian, Fungsi, Unsur, Sistematika dan Contoh
  2. Prolog : Pengertian, Fungsi, Jenis, Cara Membuat Dan Contohnya
  3. 14 Contoh Teks Ulasan
  4. Seni Teater â€" Pengertian, Sejarah, Fungsi, Ciri, Jenis dan Unsur
  5. Karya Sastra Melayu Klasik

Itulah tadi informasi dari judi online mengenai Contoh Resensi Buku oleh - ulasanmajalah.xyz dan sekianlah artikel dari kami ulasanmajalah.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar